KapanJepan

jepang pekerja teknologi profesional dari indonesia

Jepang menetapkan target untuk menarik pekerja teknologi terampil dari India dan Asia Tenggara sebagai bagian dari upayanya untuk meningkatkan investasi langsung asing menjadi 100 triliun yen pada tahun 2030. 

Dilansir dari Nikkei Asia, dalam pertemuan baru-baru ini, Kantor Kabinet Jepang menyoroti strategi untuk memperluas investasi serta menarik pekerja teknologi berkualitas tinggi dari kawasan Asia Tenggara & India.

Pemerintah Jepang sedang fokus pada keempat hal penting berikut ini:

✅ Membuka peluang investasi yang lebih luas.
✅ Menjamin jumlah pekerja teknologi yang berkualitas.
✅ Mempromosikan kerjasama dengan perusahaan asing.
✅ Memperbaiki kondisi bisnis dalam negeri dan lingkungan hidup.

Namun, yang paling menarik adalah dua langkah konkret yang sedang mereka pertimbangkan:

1. Sistem Status Kependudukan yang Lebih Mudah:

Mereka ingin mempermudah masuknya pekerja teknologi dari Asia Tenggara & India dengan merevisi sistem status kependudukan.

2. Pendirian Perusahaan yang Lebih Mudah

Pemerintah sedang memikirkan untuk memfasilitasi pendirian perusahaan dalam bahasa Inggris, agar lebih mudah bagi perusahaan asing untuk memulai bisnis di Jepang.

Dengan langkah-langkah ini, Jepang berharap dapat menarik lebih banyak pekerja teknologi dari luar negeri, memberikan angin segar bagi pencari kerja teknologi, termasuk dari Indonesia. Keputusan ini tampaknya bukan hanya akan mendukung pertumbuhan ekonomi mereka, tapi juga akan memperkuat posisi mereka sebagai salah satu pusat inovasi teknologi terkemuka di dunia.