KapanJepan

asuransi kerja di jepang
Tentang Asuransi untuk Kamu, Warga Negara Asing yang Bekerja di Jepang

Jepang telah menjadi salah satu tujuan populer bagi pekerja asing dalam beberapa tahun terakhir. Dengan ekonomi yang kuat, budaya yang kaya, dan peluang pekerjaan yang luas, negara ini menarik ribuan pekerja asing setiap tahunnya. Seiring dengan meningkatnya jumlah pekerja asing di Jepang, pertanyaan mengenai asuransi menjadi semakin relevan. Apakah pekerja asing di Jepang memenuhi syarat untuk mendapatkan asuransi? KapanJepan akan membahas apakah pekerja asing di Jepang mendapatkan asuransi atau tidak serta pentingnya asuransi untuk pekerja asing di Jepang dan berbagai jenis asuransi yang mereka butuhkan. 

Sebelum kita membahas asuransi, penting untuk memahami konteks pekerja asing di Jepang. Jepang telah menerima pekerja asing dalam berbagai sektor, termasuk manufaktur, teknologi, perawatan kesehatan, dan pertanian. Pekerja asing ini sering datang ke Jepang untuk jangka waktu tertentu, seperti kontrak pekerjaan jangka pendek atau panjang. Pada prinsipnya, warga negara asing yang tinggal dan bekerja secara legal di negara Jepang dilindungi oleh asuransi ketenagakerjaan.

Mengapa Asuransi Penting bagi Pekerja Asing di Jepang?

Asuransi adalah suatu kebutuhan yang sangat penting bagi pekerja asing di Jepang. Ketika bekerja di luar negeri, pekerja asing dihadapkan pada berbagai risiko yang mungkin tidak mereka alami di negara asal mereka. Beberapa dari risiko tersebut antara lain:

1. Masalah kesehatan: Sebagai pekerja asing, kamu mungkin tidak memiliki akses yang sama ke layanan kesehatan seperti yang kamu miliki di negara asal. Meskipun Jepang memiliki sistem layanan kesehatan yang baik, biaya perawatan medisnya bisa sangat tinggi. Jika kamu tiba-tiba sakit atau mengalami kecelakaan, asuransi kesehatan akan menjadi sangat penting untuk melindungi kamu dan memberikan akses ke perawatan medis yang diperlukan tanpa beban biaya yang berlebihan. Dengan asuransi kesehatan, kamu dapat bekerja dengan lebih tenang dan merasa lebih aman di lingkungan kerja yang baru.

2. Kecelakaan Kerja: Kecelakaan di tempat kerja bisa terjadi tanpa peringatan, dan asuransi kecelakaan kerja sangat penting untuk memberikan perlindungan finansial kepada pekerja. Asuransi kecelakaan kerja berperan kunci dalam membantu pekerja yang mungkin mengalami cedera atau kehilangan pendapatan akibat kecelakaan saat bekerja.

3. Pengangguran: Jika kamu kehilangan pekerjaan di Jepang, asuransi pengangguran dapat membantu kamu dalam mengatasi kesulitan finansial selama mencari pekerjaan baru.

Jenis Asuransi yang Didapatkan

Berikut adalah beberapa jenis asuransi yang dapat diperoleh pekerja asing di Jepang, yakni:

1. Asuransi Ketenagakerjaan (雇用保険, Koyou Hoken)
Perlindungan asuransi Ketenagakerjaan di Jepang memberikan tunjangan kepada pekerja saat mereka bekerja secara sah. Pekerja harus berkontribusi dengan persentase tertentu dari upah mereka. Misalnya, jika pekerja harus meninggalkan pekerjaan karena alasan pribadi atau dipecat, mereka berhak menerima tunjangan dasar asalkan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Mereka perlu memberikan pemberitahuan kehilangan status tertanggung dan mengisi formulir pengunduran diri, sambil mendaftar mencari pekerjaan di kantor keamanan pekerjaan umum yang dikenal sebagai “Hello Work.”

asuransi pensiun di jepang

2. Asuransi Pensiun (厚生年金保険, Kousei Nenkin Hoken)
Asuransi Pensiun adalah bagian dari sistem perlindungan bagi pekerja di Jepang yang berusia di bawah 70 tahun. Dana asuransi pensiun ini dibiayai melalui potongan gaji pekerja dan disalurkan langsung oleh perusahaan. Sistem ini terdiri dari lebih dari 30 tingkat, bergantung pada jumlah hutang yang telah ditetapkan, dan tingkat premi asuransi akan disesuaikan setiap tahun.

3. National Health Insurance (国民健康保険, Kokumin Kenkou Hoken)
National Health Insurance adalah Asuransi ini ditujukan bagi orang yang tidak bekerja, mahasiswa, dan mereka yang bekerja kurang dari 30 jam per minggu. Dengan asuransi ini, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai masalah kesehatan apapun yang kamu alami, dan mereka akan memberikan perawatan dengan cara yang paling efisien. Tetapi ada pengecualian seperti perawatan kehamilan biasa, perawatan gigi khusus, aborsi yang disengaja, bedah kosmetik, dan penggunaan obat-obatan khusus yang mahal.   Setiap individu yang tinggal di Jepang dan sudah terdaftar sebagai penduduk asing wajib menjadi peserta National Health Insurance dan membayar premi asuransi. Asuransi ini mencakup 70 persen dari tagihan medis, dan kamu harus membayar sisanya 30 persen. Namun, penting diketahui bahwa asuransi ini tidak berlaku jika tinggal di Jepang kurang dari 90 hari atau bisa disebut hanya tinggal sementara. 

Asuransi sangat penting bagi warga negara asing yang bekerja di Jepang. Jika kamu bekerja di perusahaan yang telah bergabung dengan asuransi kesehatan, kamu akan mendapatkan perlindungan yang cukup dalam kasus darurat. Namun, kamu juga dapat mempertimbangkan untuk mengambil asuransi tambahan sesuai dengan kebutuhanmu.

Untuk kamu yang tinggal di Jepang lebih dari 3 bulan, ada banyak pilihan asuransi yang dapat disesuaikan dengan situasimu. Penting untuk memilih rencana asuransi yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

Penting untuk diingat bahwa jika kamu bekerja secara ilegal di Jepang, kamu tidak akan dilindungi oleh asuransi ketenagakerjaan. Jika kamu bekerja secara ilegal dan masih membayar asuransi ketenagakerjaan, artinya kamu membayar sesuatu yang sebenarnya tidak kamu dapatkan. Sebaiknya kamu menghentikan pembayaran asuransi ini segera.

Dengan pemahaman yang baik tentang sistem asuransi di Jepang, kamu, sebagai pekerja asing, dapat memastikan bahwa kamu mendapatkan perlindungan yang sesuai untuk masa depanmu.