KapanJepan

Pernahkah Kamu Bertanya-Tanya Tentang Perbedaan Antara Interpreter dan Translator?

Kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian, tetapi peran keduanya memiliki perbedaan yang sangat penting dalam dunia bahasa. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan perbedaan esensial antara interpreter dan translator, serta memberikan contoh yang mudah dimengerti tentang kedua peran ini dan mengapa keduanya begitu penting dalam memfasilitasi komunikasi lintas-bahasa.

Sebelum kita menjelaskan apa sih bedanya interpreter dan translator, mari kita pahami apa yang sebenarnya mereka lakukan.

1. Interpreter

Seorang interpreter adalah seseorang yang memiliki keahlian dalam menerjemahkan lisan dari satu bahasa ke bahasa lain secara real-time. Mereka sering bekerja dalam situasi seperti konferensi, pertemuan bisnis, atau acara publik lainnya. Tugas utama mereka adalah memungkinkan komunikasi yang efektif antara dua pihak yang berbicara dalam bahasa yang berbeda.

Misalnya, kamu berada dalam konferensi internasional. Seorang interpreter duduk di sampingmu, dan ketika pembicara berbicara dalam bahasa Prancis, interpreter tersebut dengan cepat menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris sehingga kamu dapat memahami dengan baik.

 

2. Translator

Di sisi lain, translator adalah seseorang yang mengubah teks tertulis dari satu bahasa ke bahasa lain. Mereka bekerja dengan dokumen, buku, situs web, dan berbagai jenis materi tertulis lainnya. Pekerjaan mereka melibatkan proses perencanaan yang lebih teliti dan pemahaman mendalam tentang bahasa dan budaya.

 

Sebagai contoh, ketika sebuah manga Jepang yang populer seperti “One Piece” atau “Naruto” ingin diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, seorang translator bekerja keras untuk memastikan bahwa humor, emosi, dan makna yang terkandung dalam teks asli tetap terjaga. Mereka juga harus memperhatikan perbedaan budaya dan bahasa untuk membuat teks terasa alami bagi pembaca bahasa target. Sama halnya dengan novel-novel dari luar negeri yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Perbedaan Interpreter dan Translator dalam Metode Kerja

Interpreter bekerja dalam situasi di mana komunikasi real-time sangat penting, artinya Interpreter diperlukan untuk komunikasi dua bahasa yang sedang berlangsung saat itu juga. Saat pembicara berbicara dalam bahasa asalnya, interpreter akan segera menerjemahkannya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh pihak lain. Mereka harus berpikir cepat dan merespons secara spontan.

Di sisi lain, translator memiliki lebih banyak waktu untuk menerjemahkan teks. Mereka dapat merencanakan dengan cermat, melakukan penelitian tambahan jika diperlukan, dan memastikan keakuratan terjemahan mereka.

Perbedaan Interpreter dan Translator dalam Fokus Pekerjaan

Ketika berbicara dengan seorang interpreter, mereka ada di sana untuk membantu komunikasi antara dua pihak yang berbicara dalam bahasa yang berbeda. Mereka tidak hanya menerjemahkan kata-kata, tetapi juga menangkap nuansa, ekspresi wajah, dan intonasi yang digunakan oleh pembicara.

Sedangkan translator lebih fokus pada teks tertulis. Mereka berusaha menjaga pesan dan makna yang terkandung dalam teks asli sambil mengubah bahasa.

Bagi kamu yang tertarik dengan bahasa dan budaya Jepang, menjadi seorang interpreter atau translator di Jepang bisa menjadi pilihan karir yang menarik. Jepang adalah salah satu negara yang memiliki permintaan tinggi untuk jasa-jasa penerjemahan dan interpretasi.

Pada sektor pariwisata, kamu dapat menjadi interpreter sebagai tour guide agar dapat membantu wisatawan asing untuk berkomunikasi dengan lebih lancar selama perjalanan mereka. Kamu juga dapat menjadi interpreter di perusahaan Jepang, kamu akan bertugas sebagai penghubung komunikasi pihak perusahaan dengan mitra dari luar negeri. Selain itu, kamu juga bisa menjadi interpreter bagi pelajar asing yang akan studi di sekolah bahasa di Jepang loh! 

Dan buat kamu yang tertarik pada manga dan anime Jepang, kamu bisa banget nih jadi translator manga dan anime. Selain Itu, kamu juga bisa menjadi translator untuk koran berita loh. Nantinya kamu akan menerjemahkan isi koran tersebut ke dalam bahasa target seperti misalnya bahasa Inggris, yang ditujukan untuk orang asing. 

 

Untuk mencari lowongan pekerjaan tersebut, kamu bisa mencarinya pada website-website Jepang yang berisi berbagai lowongan kerja, kemudian kamu bisa cari lowongan pada sektor interpreter atau translator. Eits, perlu diketahui nih bahwa salah satu dokumen yang sangat diperlukan untuk melamar pekerjaan di Jepang ialah CV atau Rirekisho. Jadi pastikan kamu membuat Rirekisho dengan baik. 

Peran interpreter dan translator sangat penting dalam menjembatani perbedaan bahasa dalam dunia yang semakin terhubung ini. Mereka memungkinkan pertukaran informasi antara budaya yang berbeda dan memfasilitasi kerjasama global.

Nah, sekarang kita sudah memahami perbedaan mendasar antara interpreter dan translator, serta melihat contoh-contoh konkret dari kedua peran ini. Interpreter bekerja secara lisan dan real-time, sementara translator fokus pada teks tertulis. Keduanya memiliki peran penting dalam memfasilitasi komunikasi lintas-bahasa. Dengan menjadi interpreter atau translator, kamu juga dapat berkontribusi seperti mereka dalam menjaga dunia yang semakin terglobalisasi ini agar tetap terhubung melalui bahasa yang beragam loh. Kalo kamu pilih yang mana nih?