KapanJepan

tips lulus JLPT

JLPT atau Japanese Language Proficiency Test adalah tes kemampuan bahasa Jepang yang diadakan dua kali setahun di seluruh dunia. Tes ini terdiri dari lima level, dari level N5 yang paling dasar hingga level N1 yang paling tinggi. Bagi kamu yang ingin melanjutkan studi atau bekerja di Jepang, lulus JLPT setidaknya hingga level N2 adalah syarat wajib. Namun, tidak mudah untuk lulus JLPT, terutama bagi mereka yang baru belajar bahasa Jepang. Oleh karena itu, dalam artikel ini, KapanJepan akan memberikan tips dan trik untuk membantumu mudah lulus JLPT.

1. Kenali Format Tes JLPT

Sebelum memulai persiapan, kamu harus memahami format tes JLPT. Tes ini terdiri dari tiga bagian, yaitu:

  • Mendengarkan (Choukai)
  • Kosakata  (Moji-Goi)
  • Membaca dan Tata Bahasa (Dokkai dan Bunpou)


Setiap bagian memiliki bobot nilai. Oleh karena itu, kamu harus mempersiapkan diri dengan baik untuk setiap bagian.

Soal JLPT berbentuk ujian tulis, dimana peserta diharuskan mengisi lembar jawaban dengan menghitamkan pilihan yang benar. Pastikan juga kamu mengisi data diri sesuai dengan kartu peserta. Penting untuk diingat bahwa tiap bobot nilai sangat berpengaruh. Jika salah satu bobot nilai tidak mencukupi, maka kamu akan dinyatakan tidak lulus, meski kamu mendapat skor tinggi pada 2 bobot nilai lainnya.

2. Pelajari Kosakata dan Tata Bahasa

belajar bahasa jepang

Tips dan trik lulus JLPT yang kedua adalah mempelajari kosakata dan tata bahasa secara teratur. Mulailah dengan mempelajari kosakata dan tata bahasa yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Kamu juga bisa menggunakan buku-buku pelajaran JLPT atau aplikasi belajar bahasa Jepang seperti Mazzi, Duolinggo dan Kanji Study untuk membantumu mempelajari kosakata dan tata bahasa. 

Supaya kosakata dan tata bahasa yang dipelajari tidak lupa, kamu bisa menggunakan metode mnemonic, antara lain dengan cara menulis ulang pada buku catatanmu. Dengan menulis secara berulang, maka ingatanmu akan semakin terasah dengan baik. Kemudian buat kata kunci atau keyword terhadap setiap materi, agar memudahkan kamu mengingatnya. Kamu juga bisa menggunakan gambar sebagai metode mnemonic. Misalnya kamu ingin mempelajari huruf kanji “酒” yang artinya sake, maka kamu bisa menambahkan gambar sake pada catatanmu. Selain itu, aplikasikan huruf kanji dan kosakata ke dalam pola kalimat tata bahasa yang kamu pelajari juga. Dengan begitu, kamu jadi bisa menerapkan pembelajaran kosakata dan tata bahasa secara bersamaan. 

3. Tingkatkan Kemampuan Mendengarkan

Selain kosakata dan tata bahasa, JLPT juga menguji kemampuan mendengarkan. Oleh karena itu, kamu harus meningkatkan kemampuan mendengarkan dengan sering mendengarkan audio atau video dalam bahasa Jepang. Kamu bisa mendengarkan lagu Jepang, menonton film atau drama Jepang, atau bahkan mendengarkan podcast dalam bahasa Jepang. Hal ini akan membantumu memahami kosakata dan tata bahasa yang digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. 

Terdapat berbagai channel Youtube yang bisa kamu simak untuk belajar choukai atau listening bahasa Jepang, salah satunya adalah channel “Speaking Japanese Naturally”. Video berfokus pada vlog sehari-hari dengan mengenalkan macam-macam kosakata. Poin plus dari channel tersebut ialah adanya subtitle lengkap dengan hiragana, kanji serta arti. Jadi kita bisa memperhatikan subtitle untuk mengoreksi kemampuan listening kita. 

4. Tingkatkan Kemampuan Membaca

Bagian tes JLPT selanjutnya yakni menguji kemampuan membaca. Oleh karena itu, kamu harus meningkatkan kemampuan membaca dengan sering membaca buku atau artikel dalam bahasa Jepang. Mulailah dengan membaca buku atau artikel yang sesuai dengan level JLPT-mu. Kamu juga bisa menggunakan aplikasi belajar bahasa Jepang yang menyediakan artikel atau cerita dalam bahasa Jepang. Kamu bisa melatih kemampuan membacamu lewat mukashi banashi atau dongen Jepang. Hal tersebut sangat cocok untuk sekaligus mengasah kemampuan berbicara dalam bahasa Jepang, karena pada teks dongeng biasanya terdapat percakapan langsung dengan intonasi-intonasi beragam yang bisa kamu tiru. Bila kamu ingin bacaan yang lebih formal, kamu bisa berlatih membaca koran Jepang. Kamu bisa akses website berita Jepang seperti NHK News. 

5. Latihan Soal

latihan soal JLPT

Latihan soal adalah kunci untuk sukses dalam tes JLPT. Kamu harus sering berlatih dengan mengerjakan soal-soal JLPT dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini akan membantumu memahami format tes dan meningkatkan kemampuanmu dalam menjawab soal-soal JLPT. 

6. Ikuti Kelas atau Kursus

Jika kamu kesulitan dalam mempelajari bahasa Jepang sendiri, kamu bisa mengikuti kelas atau kursus bahasa Jepang. Kelas atau kursus ini akan membantumu memahami kosakata dan tata bahasa Jepang dengan lebih baik. Kamu juga bisa bertanya kepada mentor atau pengajar jika ada hal yang kamu tidak mengerti.

7. Praktekkan Bahasa Jepang Setiap Hari

Praktekkan bahasa Jepang setiap hari untuk meningkatkan kemampuanmu dalam berbicara, menulis, dan mendengarkan. Kamu bisa berbicara dengan teman atau keluarga yang juga belajar bahasa Jepang, menulis jurnal dalam bahasa Jepang, atau bahkan mempraktekkan kosakata dan tata bahasa yang baru kamu pelajari dalam percakapan sehari-hari. Kamu juga bisa loh membuat catatan penting pada sticky note, kemudian tempelkan pada meja belajar. 

8. Buat Motivasi Diri

tips mudah lulus JLPT

Proses belajar tidak sepenuhnya mudah. Ada kalanya jenuh dan malas untuk belajar. Oleh sebab itu, kamu perlu memotivasi diri sendiri sebagai pacuan untuk giat dalam belajar JLPT. Yakinkan dirimu terhadap tujuan belajar kamu. Kamu bisa membuat catatan pada sticky note dan kemudian kamu tempelkan pada meja belajarmu yang berisi kata-kata motivasi dan alasan kamu mengikuti tes JLPT seperti “Aku mau ke Jepang”, ” Aku mau kerja di Jepang” dan sebagainya. 

9. Jangan Lupa Istirahat

Terakhir, jangan lupa untuk istirahat yang cukup. Belajar bahasa Jepang membutuhkan waktu dan usaha yang cukup besar. Oleh karena itu, kamu harus memberikan waktu istirahat yang cukup untuk tubuh dan pikiranmu agar tetap segar dan siap untuk belajar kembali. Intensitas belajar yang baik itu bukan sekali belajar dalam waktu yang lama tanpa henti. Melainkan dengan waktu yang sebentar tapi berkelanjutan. Maksudnya, jika kamu punya waktu 3jam untuk belajar, maka jangan belajar 3 jam tanpa jeda di satu hari. Kamu bisa atur waktu 3 jam tersebut untuk sepanjang hari. Misal pada pagi hari luangkan waktu 1,5 jam untuk belajar,  kemudian lanjut pada siang hari sebanyak 30 menit. Dan 1 jam terakhir kamu gunakan pada malam hari. Dengan begitu, kamu tidak akan stres terhadap pembelajaran. 

Lulus JLPT bukanlah hal yang mudah, tetapi dengan persiapan yang baik dan tekad yang kuat, kamu pasti bisa melakukannya. Kenali format tes, pelajari kosakata dan tata bahasa, tingkatkan kemampuan mendengarkan dan membaca, latihan soal, ikuti kelas atau kursus, praktekkan bahasa Jepang setiap hari, dan jangan lupa istirahat. Semoga tips dan trik ini membantumu mudah lulus JLPT. Selamat belajar!