
Surabaya, 18 Mei 2026 – Peluang kerja di Jepang bagi talenta digital Indonesia semakin terbuka lebar. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi menjalin kerja sama dengan Human Resocia Co., Ltd. dan Career Diversity Inc. melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada 18 Mei 2026. Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan jalur karier internasional bagi mahasiswa tingkat akhir dan alumni ITS, khususnya di bidang IT. Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengembangan global talent Indonesia untuk memenuhi kebutuhan industri IT Jepang yang terus meningkat.
Penandatanganan MoU berlangsung di Departemen Teknik Informatika ITS dan diwakili oleh Dekan Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) ITS Prof. Dr. Diana Purwitasari, S.Kom., M.Sc., perwakilan Human Resocia Yuji Sakaguchi, serta CEO Career Diversity Inc. Kaiji Wada.

Setelah penandatanganan MoU, acara dilanjutkan dengan Company Briefing atau Sesi Informasi Perusahaan yang diikuti lebih dari 100 mahasiswa dan alumni ITS. Peserta berasal dari berbagai jurusan teknologi seperti Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Teknik Komputer, hingga Artificial Intelligence ITS.
Dalam sesi briefing tersebut, Human Resocia menjelaskan berbagai informasi terkait peluang kerja IT Engineer di Jepang, mulai dari kebutuhan industri, deskripsi pekerjaan, skema gaji dan tunjangan, sistem pelatihan bahasa Jepang, hingga proses seleksi dan penempatan kerja. Program Unitare sendiri merupakan program campus hiring untuk penempatan engineer di Jepang. Pada kerja sama bersama ITS ini, fokus utama rekrutmen diarahkan pada bidang IT Engineer dengan berbagai spesialisasi, seperti Software Development, AI Engineer, Data Scientist, hingga Infrastructure Engineer. Program ini terbuka bagi mahasiswa tingkat akhir maupun alumni ITS lulusan tahun 2023 ke atas. Kandidat yang lolos seleksi nantinya akan bekerja di Jepang dengan status permanent employee atau karyawan tetap.

Salah satu keunggulan program ini adalah seluruh prosesnya tidak dipungut biaya. Peserta juga akan mendapatkan pelatihan bahasa Jepang secara online selama sekitar 7–9 bulan yang difasilitasi oleh Human Resocia. Selama mengikuti kelas full-time, peserta akan memperoleh tunjangan hidup dengan target kemampuan bahasa Jepang setara JLPT N3.
Menurut dosen Departemen Teknik Informatika ITS, Bapak Ilham Gurat Adillion, S.Kom., M.Eng, program ini menjadi peluang menarik bagi mahasiswa untuk memulai karier global sejak sebelum lulus kuliah. Sementara itu, Kaiji Wada menyampaikan bahwa pihaknya sangat antusias bekerja sama dengan ITS karena sebelumnya alumni ITS telah menunjukkan performa yang baik di perusahaan klien mereka di Jepang.
Meningkatnya kebutuhan tenaga kerja global di sektor teknologi membuat Jepang semakin aktif membuka kesempatan bagi engineer internasional, termasuk dari Indonesia. Dengan reputasinya sebagai salah satu kampus teknologi terbaik di Indonesia, ITS dinilai memiliki potensi besar dalam menghasilkan talenta IT yang siap bersaing secara internasional. Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi diskusi dan tanya jawab, terutama terkait prospek karier, budaya kerja, hingga kehidupan sehari-hari sebagai engineer di Jepang.

Human Resocia Co., Ltd. merupakan perusahaan recruiting dan outsourcing asal Jepang yang berdiri sejak 1988 dengan jaringan klien dari berbagai perusahaan besar di Jepang. Sementara Career Diversity Inc. berfokus pada pengembangan karier internasional dan penghubung talenta Indonesia dengan perusahaan Jepang.
Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi generasi muda Indonesia untuk membangun karier global sekaligus memperkuat hubungan industri Indonesia dan Jepang di sektor teknologi.